• February 28, 2024

Tips dan Trik Gaya Belajar Kinestetik yang Perlu Dilakukan

Gaya belajar kinestetik menjadi hal baru bagi para orang tua, karena kebanyakan dari mereka hanya mengetahui visual dan audio saja. Untuk metode ini tingkatannya lebih tinggi karena anak sangat aktif. Sebagian besar pola dari gaya ini adalah memadukan antara audio dan visual. Jadi saat menerangkan, anak tersebut harus melihatnya secara langsung, bukan hanya sekedar teori tetapi sekaligus praktik.

Inilah Tips Gaya Belajar Kinestetik

Jika Anak Anda mempunyai tipe belajar seperti ini, maka dengan metode biasa saja tidak akan bisa masuk. Kalau begini terus, kemungkinan akan kesulitan mendapatkan nilai bagus di sekolah.
Maka dari itu, kami akan memberikan beberapa tips menarik bagi yang mempunyai anak dengan tipe demikian. Harap diperhatikan karena caranya sendiri sebenarnya mudah hanya saja butuh konsistensi dan kreativitas.

  • Lakukan dengan Gerakan

    Gaya belajar kinestetik paling sederhana adalah menggunakan gerakan. Misalnya saja, saat membaca sesuatu materi menggunakan squishy ball, atau jalan-jalan ke taman sambil membaca buku dan melihat pemandangan sekitar. Pada intinya, agar materi itu bisa masuk mereka harus bergerak bukan hanya diam dan mengamati begitu saja.

    Ada gerakan kecil sebagai rangsangan sehingga dapat fokus ke materi tersebut. Jika terjadi pada anak Anda, saran dari kami lakukan saat olahraga. Contohnya bermain bulu tangkis, kemudian bercerita mengenai mata pelajaran mereka, langkah ini cukup efektif, dan paling banyak disarankan.

    Atur waktu sedemikian rupa sehingga menemukan kapan saatnya belajar. Bisa sore hari atau pagi hari setelah selesai beribadah kemudian olahraga pagi. Walaupun hanya 1 atau 2 jam saja, semua informasi tersebut akan masuk sekitar 80% ke dalam memorinya. Melihat kenyataannya ini, pengaturan waktu kegiatan buah hati jadi faktor kunci utama.

  • Praktik Langsung Jangan Hanya Teori

    Gaya belajar kinestetik membutuhkan 2 metode yaitu teori dan praktik. Maka dari itu, saran metode untuk anak seperti ini adalah pergi ke suatu tempat kemudian lakukan. Sebagai contoh, mengajaknya pergi ke kebun binatang. Kemudian melihat hewan dan anak-anaknya, awalnya hanya ada satu, kemudian tambah lagi sehingga jadi dua. Inilah metode yang perlu dilakukan.

    Tanyakan berapa jumlah anak hewan tersebut saat ini, daya imajinasinya akan bermain untuk beberapa soal lainnya. Maka dari itu, sangat penting untuk mengajaknya pergi ke suatu tempat dan praktik langsung. Gaya belajar kinestetik ini bukan hanya berlangsung kepada anak waktu SD saja, biasanya seumur hidup.

    Oleh karena itu, pembangunan pondasi waktu kecil sangat penting agar imajinasinya dapat bermain. Penangkapan memori yang terus diasah dan luar biasa dapat menjadi modal bagus. Apalagi saat menginjak Sekolah Menengah Atas, ketika sedang belajar fisika mengenai beberapa teori. Seketika langsung praktik, ketika sejak Sekolah dasar sudah dilatih untuk mengembangkan Gaya belajar kinestetik.

    Maka ketika ada teori dan praktik ilmu fisika akan mudah memahaminya, sekaligus mengerjakan soalnya. Sebenarnya caranya hanya sederhana, tetapi Anda perlu kreatif agar buah hati tidak bosan. Semakin banyak praktik maka, daya imajinasi untuk menangkap informasi tersebut semakin mudah.

  • Gunakan Media Sebagai Metodenya

    Tips gaya belajar kinestetik berikutnya adalah menggunakan media. Sebagai contoh, Anda dan buah hati sedang memainkan drama, kemudian terselip beberapa mata pelajaran yang perlu dipelajari. Dengan gerakan dan pembicaraan dari dialog tersebut, mereka dengan sendirinya mampu memahami bagaimana maksud dan tujuan mata pelajaran tersebut. Tidak harus beraksi dengan adegan layaknya latihan main drama.

    Cukup saat mereka sedang bermain atau Anda bisa mengajaknya untuk melakukan aktivitas. Poin pentingnya adalah, paham dulu bagaimana materi sekolahnya kemudian kreasikan dengan dialog atau media. Semakin banyak pergerakan, kemungkinan teori yang dihafal tersebut akan teringat. Bila masih bingung harus bagaimana menyusun dialognya, coba saja menggunakan bantuan AI, sehingga hasilnya lebih efektif dan jelas.

  • Jangan Monoton

    Anda dengan gaya kinestetik cenderung cepat bosan, apalagi kalau saat menjelaskan sesuatu sangat monoton. Tidak ada hal baru sama sekali, kalau seperti ini terus semua usaha akan sia-sia. Kembangkan dengan hal berbeda setiap harinya, misalnya saja dengan naik gunung atau jalan-jalan keliling kota naik bus. Kegiatan yang rasanya kurang bermanfaat, bagi mereka sangat berarti.

    Kalau perlu harus pergi ke pasar untuk bisa melakukan hitung menghitung dengan baik, lakukan saja. Jika tidak ingin banyak antri bisa di supermarket, perlu diingat lokasi akan menentukan kegiatan yang dilakukan. Maka dari itu, muali sekarang carilah referensi, tidak perlu tempat mahal dan mewah. Tetapi bisa buat buah hati mempelajari sesuatu sesuai dengan mata pelajarannya, awalnya sulit kalau sudah pasti terbiasa.

Gaya belajar kinestetik sebenarnya sangat bagus bagi anak walaupun punya kelemahan, namun semua itu bisa ditutup dengan memahami metode yang perlu dilakukan untuk buah hati sehingga efektif dan berjalan baik.